Peluncuran Rastra 2017

Image
14 Maret 2017

Penyaluran beras bersubsidi bagi kelompok masyarakat berpendapatan rendah bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM) dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Selain itu juga untuk meningkatkan akses masyarakat berpendapatan rendah dalam pemenuhan kebutuhan pangan pokok sebagai salah satu hak dasarnya. Demikian disampaikan Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo pada acara Grand Launcing Rastra Tahun 2017 Provinsi Lampung (14/03/2017) di Pekalongan, Lampung Timur.

Disampaikan oleh M.Ridho disamping bantuan tunai; sesuai arahan Presiden, setiap bantuan sosial dan subsidi disalurkan secara non-tunai dan menggunakan sistem perbankan untuk kemudahan menontrol, memantau, dan mengurangi penyimpangan. Kelompok masyarakat miskin akan mendapatkan electronic voucher ( e-voucher) dalam bentuk Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), dan dapat membeli beras sesuai dengan kualitas yang diinginkan dan dapat dikombinasikan untuk pembelian bahan pangan lainnya di E-Warong.

Pada tahun 2017 Transformasi Program Rastra menjadi program Bantuan Pangan Non Tunai mulai dilaksanakan di 44 kota terpilih, untuk Provinsi Lampung kota yang terpilih adalah Kota Bandar Lampung, namun pada tahun 2018 penyaluran melalui ( e-voucher) akan dilakukan secara bertahan dan kesiapan jaringan internet di Kabupaten penerima program Rastra.

Masih menurut M.Ridho; saat ini Provinsi Lampung telah menunjukkan kinerja pembangunan yang cukup baik.Secara nasional indeks daya saing mengalami peningkatan dari peringkat 25 menjadi peringkat 18.
Indeks Ketahanan Nasional menempati urutan tertinggi se-Sumatera atau ke-6 secara Nasional.
Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,15% selalu berada di atas rata-rata nasional.


Dalam 2 tahun terakhir telah terjadi penurunan angka kemiskinan lebih cepat dibandingkan nasional (Lampung 0,35%, Nasional 0,26%) Berkontribusi sebesar 10,08% terhadap perekonomian Sumatera (terbesar ke 4 setelah Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan).

Dibidang pertanian terjadi peningkatan produksi padi dari 3,6 juta ton pada tahun 2015, pada tahun 2016 mencapai 4,3 juta ton GKG. Sedangkan di tahun 2017 menargetkan produksi padi sebesar 4.401.188 ton GKG.

Untuk terus mempertahankan dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian, Pemerintah Provinsi Lampung terus meningkatkan pembangunan, seperti:

Infrastruktur jalan dan jembatan dengan capaian target jalan mantap 85% pada tahun 2019.
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera yang saat ini dinilai tercepat dari target yang telah ditetapkan, Insya Allah dapat beroperasional pada tahun 2018.

Percepatan pengerjaan Bandara Raden Inten II menuju Bandara Internasional, yang Insya Allah pada tahun ini akan diresmikan.

Gubernur juga menyampaikan bahwa dalam Rapat Terbatas dengan Persiden dan Wakil Presiden RI, beberapa waktu yang lalu. Provinsi Lampung, menjadi perhatian Pemerintah Pusat. Oleh karena itu, Pemprov Lampung terus melakukan percepatan terkait proyek strategis nasional dan program prioritas pembangunan.

Adapun 8 (delapan) pembangunan strategis yang diharapkan mampu meningkatkan dan berdampak luas terhadap masyarakat Lampung, diantaranya: Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera; Pengembangan Kawasan Industri Lampung; Perbaikan Sistem Penyeberangan Merak – Bakauheni; Revitalisasi Bandara Raden Inten II menuju Bandara Internasional dan Embarkasi Haji; Pembangunan Bendungan; Pembangunan Itera dan pusat olahraga daerah; Ketahanan Energi Daerah Lampung dan pembangunan Sort cut double track Kereta Api.

Sementara itu Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Lampung Lukmansyah dalam laporannya menyampaikan bahwa pemberian bantuan Rastra se-Provinsi Lampung sebanyak 603.22 KPM yang tersebar di 15 Kabupaten/ Kota, khusus untuk Kabupaten Lampung Timur sebanyak 94.000 KPM.

Bantuan pangan pada tahun 2017 dilaksanakan secara tunai dan non tunai. Secara tunai berupa 15 kg kepada KPM per bulan dengan nilai tebusnya Rp.1.600/kg, bantuan tunai berlaku di 14 Kab/Kota. Sedangkan secara non tunai berupa e-Voucher senilai Rp. 110.000,- per bulan, khusus Kota Bandar Lampung. (Ppid-Dìnsos)