Lampung Didorong Kembangkan Pariwisata Arung Jeram

Image
07 September 2017
DPRD Provinsi Lampung melalui Komisi II berharap pemberian bantuan dua perahu karet dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif khususnya wisata arung jeram bisa dimaksimalkan dalam meningkatkan destinasi wisata di wilayah kabupaten Tanggamus. Untuk itu Komisi II DPRD Lampung mendorong agar pemkab setempat bersama masyarakat memajukan sekor pariwisata tersebut.

"Kami (DPRD) berharap agar warga Tanggamus memiliki keterampilan mengelola pariwisata di daerah itu, khususnya wisata minat khusus yaitu arung jeram," kata Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Joko Santoso, Rabu (6/9).

Menurutnya, DPRD tentu akan mendorong kemajuan destinasi wisata di Lampung di segala sektor pariwisata, karna keseriusan dalam upaya penigkatan pariwisata juga terus diprioritaskan dalam program pemprov Lampung, ujarnya.

Joko Santoso yang didampingi Ketua Komisi II DPRD Provinsi Hantoni Hasan berharap arung jerang ini harus serius dikelola oleh masyarakat setempat., mengingat kondisi alam yang mendukung itulah yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, kata dia.

Dia menambahkan, apalagi arung jeram tersebut, kata dia, pada APBD-P 2017 pihak legislatif sudah memberikan anggaran sebesar Rp190 juta untuk pembangunan dermaga. "Nanti akan ada dermaganya, disinilah kita harapkan harus dikelola dengan baik dan serius" tegasnya.

Politisi fraksi PAN ini berharap, arung jeram yang sudah dibuka tersebut diharapkan bisa mengembangkan pariwisata  yang ada di Tanggamus. 

"Lokasi yang sudah cukup terkenal dengan air sungai yang lebar, apalagi ini aliran sungai menyalurkan aliranya ke bendungan batu tegi. Karena itu wisata arung jeram ini bagus dikembangkan di daerah ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," terangnya.

Dia menegaskan bahwa, Pada tahun 2018 di anggaran APBD murni, DPRD akan kembali menganggarkan. Anggaran tersebut diperuntukkan untuk sarana dan prasarana lainya. Seperti fasilitas kamar mandi, toiltet dan pembangun dermaga lagi. 

"Kita berharap arung jeram ini menjadi yang terbaik se-Lampung atau se-Sumatra sesuai keinginan kita," tuturnya. 

Sebab, arung jeram yang sudah ada di Sumber Jaya Kabupaten Lampung Barat sudah tak aktif lagi. 

"Makanya itu dengan sudah dibukanya arung jeram ini. Tanggamus yang kaya dengan destinasi harus mampu digali dengan baik maka itu tujuan ini dilakukan supaya masyarakat akan sadar wisata," tandasnya.

Senada, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Budiharto melalui Kepala Bidang Destinasi Wisata Hariyadi mengatakan pemberian perahu karet ini merupahkan bagian tindak lanjut dari pemrov Lampung. Sebab, belum lama daerah Airnaningan sempat ada penyelenggaraan arung jeram tingkat Nasional,ujarnya.

"Maka kalau kita tidak lanjuti sayang sekali, apalagi ini potensi yang luar biasa untuk pengembangannya" kata dia. 

Disisi lain, dalam kunjungan kerja Komisi II DPRD, Disparekraf dan Wakil Ketua Pariwisata Yodis Parahnugraha memberikan sambutan mengenai pelatihan dan pemandu pemberdayaan destinasi wisata. Hal ini agar warga setempat menjadi pemandu kelompok sadar wisata (pordawis).

"Kita beri pelatihan pemandu dan pemberdayaan masyarakat destinasi wisata khusus yaitu bidang arung jeram. Maka tentu ketika dikelola sangat baik masyarakat akan dapat terbantu perkonomian. Contohnya tempat tinggal bisa jadi penginapan,lalu makanan khas pisang, madu juga bisa mereka (masyarakat) jual kepada para pengunjung wisata arung jeram," pungkasnya.(HD)