Dinsos Lampung Adakan Bimbingan Penerima Bantuan KUBE Perkotaan

Image
08 Agustus 2017

Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo berusaha keras untuk mensejahterakan masyarakat Lampung sehingga angka kemiskinan berangsur angsur menurun secara signifikan. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu melalui pendekatan Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

Di Kota Metro jumlah KUBE yang akan diberikan bantuan sebanyak 30 KUBE dengan anggota sebanyak 300 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masing-masing KUBE akan menerima bantuan secara chas transfer senilai Rp.20 juta dengan demikian total bantuan sebanyak Rp.600 juta.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung dalam arahannya dihadapan 300 KPM pada 8/08/2017 di Balai Pertemuan Kelurahan Hadimulyo Barat mengatakan bahwa kepada penerima bantuan modal usaha agar dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sungguh sungguh. Mengingat jumlah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Metro ini sebanyak 2.606 KPM.

Karena keterbatasan anggaran maka hasil seleksi yang dilaksanakan oleh petugas Dinas Sosial Kota Metro dan telah di ferifikasi oleh petugas Dinas Sosial Provinsi Lampung telah diputuskan penerima KUBE sebanyak 300 KPM.

"tolong untuk disukuri bersama; caranya kelompok sungguh sungguh dalam pengelolaan usahanya sehingga betul-betul dapat memberikan manfaat KPM". katanya.

Selanjutnya Sumarju mengatakan bahwa kepada KPM agar membina anak-anaknya dengan benar. Bimbinglah anak-anak sehingga paling tidak dapat menyelesaikan pendidikan minimal sampai ke tingkat SLTA. Tantangan dimasa depan semakin ketat. Tanpa pendidikan dan kemampuan yang memadai maka anak-anak kita hanya sebagai penonton saja.

Provinsi Lampung kedepan semakin berkembang dengan pesat hal tersebut mengingat program-program Gubernur Lampung semakin banyak membuahkan hasil. Pembangunan yang segera memberikan dampak positif bagi kemajuan dan kesejahteraan Lampung antara lain program Jalan Tol Sumatera yang pada tahun 2018 sudah dapat dioperasionalkan. Bandara Radin Intan II sebagai bandara Internasional dan embarkasi haji. Bantuan Gerbang Desa untuk 100 Desa tertinggal. Pembangunan di sektor pertanian sehingga Lampung surplus beras dan sebagai lumbung pangan nasional. Destinasi wisata yang mulai dikenal oleh wisatawan domistik maupun manca negara, dll.

Dengan demikian Lampung akan menjadi alternatif dalam pengembangan industri nasional.
Dengan demikian apabila anak-anak kita tidak sekolah atau putus sekolah maka mereka tidak mampu bersaing dengan pencari kerja diluar kota Metro. Ujarnya.

Hadir dalam acara bimbingan tersebut Kabid Penanganan Fakir Miskin Kota Metro Sri Mubarokawati para TKSK dan PSM serta Pendamping PKH Kota Metro.(Ppid-Dinsos).