Bantuan Program Tabungan Anak Sejahtera (TASA)

Image
08 Oktober 2017

Sebanyak 2.828 anak penyandang masalah kesejahteraan sosial binaan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) se Lampung hari ini Kamis 6/10/2017 di ruang rapat Dinas Sosial Provinsi Lampung menerima bantuan Program Tabungan Anak Sejahtera (TASA) yang secara simbolis diserahkan melalui 18 LKS dengan jumlah sasaran sebanyak 314 anak masing masing anak menerima buku tabungan dengan jumlah nominal sebanyak 1 Juta Rupiah. 

Adapun rincian penerima bantuanTASA tahun 2017 yang bersumber dari Dana APBN Pusat antara lain Anak Terlantar 686 anak dan Anak Jalanan sebanyak 124 anak.

Sedangkan yang bersumber dari Dana Dekonsentrasi yakni Anak Terlantar 1.640 anak; Anak Balita Terlantar 300 anak dan Anak Berhadapan dgn Hukum 20 anak serta Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus sebanyak 40 anak.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni mengatakan bahwa TASA didesain mirip dengan Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) yang telah diterbitkan BNI sebelumnya, sehingga tabungan yang diberikan ini dapat juga disebut Tabungan Simpel TASA. Bedanya adalah pada target penggunanya.

Tabungan Simpel diterbitkan khusus untuk anak-anak pelajar yang berhak mendapatkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), sedangkan TASA diterbitkan khusus bagi anak-anak terlantar, anak jalanan, anak yang berhadapan dengan hukum, anak penyandang disabilitas, dan anak yang membutuhkan perlindungan khusus untuk mendapatkan akses pada layanan sosial dasar.

TASA pertama kali diluncurkan secara resmi di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada 20 Agustus 2017 lalu. TASA ini nantinya akan menjadi tabungan yang digunakan untuk menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Gubernur Lampung melalui Dinas Sosial mengucapkan terimakasih kepada Menteri Sosial yang telah mengalokasikan program TASA di Provinsi Lampung, katanya.

Sumarju mengharapkan agar LKS dapat menyampaikan amanah ini dengan sebaik baiknya sehingga bantuan yang tidak seberapa ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan terbaik buat anak. Pungkasnya.

Sementara itu Kasi Rehabilitasi Sosial Anak Terlantar mewakili Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial RI; Doso Hari Prasojo A mengatakan bahwa TASA diterbitkan sebagai produk kolaborasi BNI, OJK dan Kementerian Sosial RI yang didesain untuk meningkatkan akses anak-anak dalam mendapatkan dana bantuan pemerintah, sekaligus sebagai sarana pendidikan dan pembentukan karakter anak-anak untuk gemar menabung.

Peran BNI dalam kolaborasi ini adalah memastikan adanya nilai tambah yang dapat diterima oleh anak-anak pemilik TASA, yaitu memberikan kemudahan bagi anak-anak tersebut untuk menabung melalui pemberian rekening yang dilengkapi berbagai fasilitas perbankan. (Ppid-Dinsos)

Bagikan

Berita Terbaru

Post

Gubernur Berikan Tali…

13 Desember 2017
Post

Pemprov Targetkan 1…

13 Desember 2017
Post

Gubernur Ridho Jenguk…

13 Desember 2017
Post

Persiapan Lampung Fair…

12 Desember 2017
Post

Bappeda Provinsi Lampung…

12 Desember 2017

Kurs Dolar