Asisten Bidang Administrasi Umum Hamartoni Ahadis menerima kunjungan kerja Anggota DPRD Provinsi Jaw

Image
09 November 2016

Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Hamartoni Ahadis menerima kunjungan kerja Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah di Ruang Rapat Asisten Kantor Gubernur Provinsi Lampung Selasa (8/11/2016).
Kunjungan Kerja ini dimaksudkan untuk mempelajari keberhasilan Provinsi Lampung sebagai Provinsi Pertama di Indonesia yang memiliki Perda Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP). Perda ini sebagai wujud pelaksanaan Amanat UU No. 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian pasal 10 ayat (1) dan Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2014 pasal 4 huruf b. Perda ini juga sebagai panduan bagi Pemerintah Provinsi Lampung dalam melaksanakan pembangunan industri di Provinsi Lampung dalam kurun waktu 20 tahun ke depan.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Lampung Tony Tobing menyampaikan paparan di depan rombongan anggota DPRD Provinsi Jawa tengah. Rombongan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng Yudhi Sanjoyo beserta 15 anggota rombongan. Yakni terdiri dari anggota Komisi B DPRD Provinsi Jateng dan Dinas Instansi Pendamping.
Tony Tobing memaparkan, penyusunan RIPP Provinsi Lampung 2016 - 2035 telah dimulai prosesnya dari 19 April 2016. Yakni proses yang dimulai dari laporan pendahuluan, konsultasi dengan Kementerian Perindustrian RI, Uji Publik, pembahasan di paripurna di Dewan dan Finalisasi. Perda ini telah disetujui dalam Sidang Paripurna DPRD Provinsi Lampung dan saat ini tengah menunggu pembahasan di Kementerian Dalam Negeri.
Kabag Humas menambahkan, hadir mendampingi Asisten dalam menyambut anggota DPRD Provinsi Jateng yakni Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung Joko Santoso dan Dinas Instansi terkait.
Dikatakannya, Provinsi Lampung memiliki industri andalan yaitu industri Pangan dan Industri karet, barang dari karet dan plastik, dengan Industri pendukung industri barang modal, energi, komponen, bahan penolong dan jasa industri. Sedangkan industri hulu meliputi industri hulu agro, industri bahan galian bukan logam dan industri kimia dasar berbasis migas dan batubara.

Kabag Humas juga menyebutkan bahwa Provinsi Lampung kaya akan produk produk unggulan seperti ubi kayu, kopi, udang vaname, tebu, jagung, lada, kelapa dalam, sapi potong, kakao, karet, sawit dan cengkeh. (Rls)