APBD Lampung Naik 6,6 Trilliun

Image
15 November 2017

Kerja keras Gubernur Lampung Ridho Ficardo bersama seluruh satuan kerja dalam membangun daerah terus mengalami peningkatkan. Pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD) pun ikut meroket naik. Terlebih tahun ini pemprov lampung membuka pemutihan pajak kendaran yang antusias diikuti masyarakat.

Penambahan anggaran belanja daerah tahun 2018 meningkat dari tahun sebelumnya. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Lampung, Bahtiar Basri saat sidang paripurna pembahasan RAPBD 2018 di gedung DPRD Lampung,Selasa (14/11).

Disampaikan Wagub, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2018 dilakukan dengan memperhatikan kinerja PAD tahun-tahun sebelumnya, yang diikuti dengan pertimbangan terhadap dinamika perekonomian daerah beberapa tahun terakhir. Sebagai upaya pencapaian target PAD,

Pendapatan daerah yang bersumber dari Dana Perimbangan, maka besaran target Dana Alokasi Umum (DAU) yang diproyeksikan pada tahun 2018 masih mengacu pada besaran alokasi DAU Provinsi Lampung tahun 2017.

Demikian pula dengan beberapa lini Alokasi yang bersumber dari Dana Khusus (DAK). Secara keseluruhan, dalam Rancangan APBD Tahun 2018 yang disusun, Pendapatan mencapai Rp. 6,622 Trilliun Rupiah naik dari APBD sebelelumnya.

Terdiri dari Komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan mencapai Rp. 2,689 trilyun, komponen Dana Perimbangan direncanakan sebesar Rp. 3,900 trilyun dan komponen Lain-lain Pendapatan Yang Sah sebesar Rp. 33, 211 Milyar.

Ditengah keterbatasan ruang fiskal daerah, kebijakan pada sisi Belanja Daerah tetap diarahkan untuk menjalankan fungsi stabilisasi, alokasi dan distribusi untuk memelihara dan mendorong kemajuan taraf hidup sosial ekonomi daerah. Katanya

Masih kata Wagub, pada Tahun 2018, total Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp. 7,227 trilyun terdiri atas Belanja Tak Langsung sebesar Rp. 4,543 trilyun dan Belanja Langsung sebesar Rp. 2,684 Trilyun.

Pendapatan Daerah dan alokasi Belanja Daerah yang telah diuraikan tersebut maka terdapat defisit anggaran yang akan diimbangi dengan Pembiayaan Daerah, yang mencapai 604,840 Milyar rupiah.(TK)

Bagikan

Berita Terbaru

Post

Gubernur Ridho Kembali…

22 November 2017
Post

Ny. Yustin Ficardo…

22 November 2017
Post

Ny. Yustin Ficardo…

22 November 2017
Post

Penutupan Diklat PIM…

21 November 2017
Post

Deklarasi Insurance Day

21 November 2017

Kurs Dolar