52 Orang Warga Lampung Masuk IPDN Jatinangor

Image
06 September 2017

Pembangunan sumberdaya manusia (SDM) yang dilakukan pemerintah provinsi lampung bersama pemerintah kabupaten daerah semakin membaik. Hal ini terlihat dari penerimaan mahasiswa Institut Pemeritahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2017,sebanyak 52 orang warga lampung diterima.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung Rusli Syofuan mengatakan bahwa praja IPDN dari provinsi lampung yang diterima tahun ini memang lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya."Dari 55 calon siswa yang mengikuti penentu tahap akhir (Pantohir) lolos 52 orang dan mereka ini tersebar dari berbagai kabupaten dan kota se provinsi lampung. Hanya tiga orang saja yang tidak lolos,"ujarnya.

Diterangkan Rusli, bahwa pantohir IPDN di Jatinangor, Jawa Barat dilakukan pada Minggu (27/8) lalu sudah melalui proses panjang."55 calon praja IPDN yang diberangkatkan ke Jatinangor merupakan peserta terbaik selama mengikuti seluruh proses tahapan seleksi dengan sistem gugur, baik itu dari seleksi administrasi, tes kompetensi dasar dengan menggunakan sistem CAT, tes kesehatan serta tes psikologi integritas dan kejujuran,"terangnya.

Menurut Rusli, diterimanya 52 orang warga lampung sebagai mahasiswa IPDN tidak hanya menjadi kebanggaan pemerintah daerah maupun para orang tua semata."Semakin banyak warga lampung yang masuk IPDN maka pemerintah provinsi dan daerah diuntungkan, karna setelah lulus mereka bisa mengabdi kepada pemerintah daerah. Ini akan membantu roda pemerintahan jika banyak lulusan IPDN didalam struktur birokrasi,"katanya.

Ditambahkan Rusli, bahwa meningkatknya penerimaan mahasiswa IPDN menjadi bukti peran aktif pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia."Ini sesuai harapan pak gubernur. Bahwa warga lampung bisa bersaing dengan daerah lain,semoga tahun berikutnya semakin banyak warga lampung yang diterima di IPDN,"pungkasnya.(TK)